Aksi Hijau Santri MAN PK MAN 2 Mataram — Menanam Kebiasaan, Memanen Kesadaran Lingkungan
Ketua Divisi Kebersihan dan Kesehatan ORSAKA 2026, Ubaidillah, menyampaikan bahwa langkah ini diambil setelah melewati berbagai pertimbangan matang. Tujuan utamanya bukan sekadar mempercantik area asrama, melainkan untuk membangun rasa kesadaran kolektif atas kebersihan dan kelestarian lingkungan.
"Langkah ini sangat bagus untuk melatih rasa kepedulian kita terhadap lingkungan hidup. Tanaman seperti cabai dan tomat dipilih agar selain menghijaukan, hasilnya juga bisa memberi manfaat nyata bagi kebutuhan kita bersama di asrama," ujar Ubaidillah.
Kegiatan positif ini mendapat apresiasi penuh dari Ketua Asrama MAN PK MAN 2 Mataram. Ia mengungkapkan rasa bangganya atas kepedulian dan inisiatif mandiri yang ditunjukkan oleh pengurus ORSAKA dan seluruh santri."Kami sangat mendukung penuh gerakan penghijauan ini. Ini bukan sekadar kegiatan fisik menanam pohon, tetapi bagian dari pendidikan karakter. Kita ingin melahirkan santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama dan akademis, tetapi juga peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya," tegas Ketua Asrama.
Senada dengan hal tersebut, Pembina Asrama yang turut mendampingi langsung jalannya penanaman menekankan pentingnya konsistensi dalam merawat tanaman yang telah ditanam.
"Penanaman ini adalah langkah awal. Yang paling penting adalah proses pemeliharaannya nanti. Kehadiran pembina dan pengasuh di sini adalah untuk memberikan bimbingan serta kebersamaan, agar semangat merawat lingkungan ini terus terjaga sampai kapan pun," ungkap Pembina Asrama.
Suasana gotong royong dan kebersamaan begitu terasa saat seluruh elemen asrama, mulai dari para santri, pembina, hingga pengasuh, bahu-membahu menyiapkan media tanam dan menanam bibit-bibit sayuran tersebut.
Melalui gerakan penanaman ini, diharapkan tumbuh budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan di lingkungan asrama MAN PK MAN 2 Mataram. Selain mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif, program ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan rasa memiliki (sense of belonging) seluruh warga asrama.
